Jangan Ubah Gaya Hidup Anda

Jangan Ubah Gaya Hidup Anda

Loh, moso ngga boleh mengubah gaya hidup kita? Suka-suka kita dong bukan urusanmu. Iya bukan urusan saya memang, namun saya menyarankan saja :). Tenangno pikiranmu bro…

Ini berdasarkan pengalaman pribadi saya ketika¬†saya masih SMK kelas 2. Kalau di SMK kan ada yang namanya prakerin (Praktek Kerja Industri) yang mana para siswa akan diterjunkan ke dunia kerja dalam waktu 2 bulan, nah pada saat itulah saya mulai mengenal uang hehe, apa? uang…. nyamnyamnyam. Pada saat itulah saya menjadi extra confident karena uang dan pada akhirnya jor-joran dalam menggunakan uang, upgrade komputer lah, upgrade ini itu yang sebenernya sebelum diupgrade aja masih berfungsi dengan baik.

Itu sedikit cerita sejenak saat SMK, apalagi dulu awal-awal kerja, yang ngga penting-penting amat pun dibeli, jadi kalau orang miskin itu mendapat pemasukan langsung dibelanjakan, kalau ada sisa baru ditabung, lain lagi dengan orang menengah, ketika mendapatkan pemasukan ditabung namun setelah terkumpul dibelikan untuk hal-hal konsumtif yang lebih bersifat tersier seperti gadget baru lah, baju mahal dll, sedangkan orang kaya ketika mendapatkan pemasukan maka akan disisihkan terlebih dahulu (lebih kepada investasi), kemudian sisanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, setelah investasinya menghasilkan diputar lagi hasil investasi tersebut kedalam bentuk investasi lain sehingga menghasilkan passive income baru, setelah investasi yang kedua menghasilkan akan diputar lagi sehingga menghasilkan passive income baru, begitu selanjutnya sehingga dia tidak perlu bekerja lagi untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Jangan buru-buru mengubah gaya hidup Anda.

gaya hidup

Tinggalkan sebuah balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *