Asal Usul Penderitaan

Asal Usul Penderitaan

Penyebab penderitaan hidup tiada lain adalah diri sendiri. Maksudnya? … Hadirnya penyakit, kerugian, kehilangan, ketertolakan, dll … tidak akan menyebabkan seseorang menjadi menderita, bila tidak dibarengi dengan adanya “ke-aku-an” yang muncul di sana.

Mengapa saat bisnis-ku rugi “aku” menderita? Karena ada “aku” dalam bisnis itu. Mengapa saat simpanan-ku hilang “aku” menderita? Karena ada “aku” dalam simpanan itu. Mengapa saat calon jodohku dilamar orang “aku” menderita? Karena ada “aku” di situ.

http://siunthel.blogspot.co.id
http://siunthel.blogspot.co.id

Buktinya? … Saat bisnis orang lain yang rugi, diriku gak apa-apa. Saat simpanan orang lain yang hilang, aku tidak menderita. Saat calon jodoh orang lain yang dilamar orang, hatiku biasa-biasa saja.

Hanya orang yang merasa memiliki, yang akan merasakan sakitnya kehilangan. Hanya orang yang merasa bisa mengatur hati dan memaksakan cinta, yang akan menderita saat calon jodohnya dilamar orang. Hanya orang yang merasa bisnisnya jadi sumber rezeki, yang akan merasakan derita karena kerugian.

Semakin tinggi ke-aku-an kita hadir dalam kehidupan, akan semakin berat penderitaan yang akan kita rasakan.

Saat sujud dalam shalat, kita tidak hanya merendahkan tangan dan kaki, namun kepala juga kita taruh begitu rendah serendah-rendahnya menyentuh bumi.

Pelajarannya, saat ke-aku-an mulai merendah dan berangsur-angsur menghilang, maka kehidupan sedikit demi sedikit akan mulai terasa terang benderang.

Mari tahajud perbanyak istigfar, berdoalah, minta ampun sama Allah, menangislah, apa beda tahajud ama shalat fardu, kalau kita shalat fardu datang ke masjid ke rumahnya Allah, sedangkan tahajud, Allah yang datang ke rumah kita, doakan orang tua, doakan semua yg pembaca dsini semoga pada lunas hutangnya. pada kelar masalahnya, berkah hidupnya Aamiin.

Tinggalkan sebuah balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *